Takahasi Minami
Berbicara tentang AKB48, maka kita tidak boleh melupakan figur yang satu ini. Karena dialah yang menyokong AKB48 sejak awal berdirinya idol group fenomenal tersebut menjadi sampai seperti sekarang ini.
Takahashi Minami [高橋 みなみ], dengan nickname Takamina. Lahir di Tokyo pada 8 April 1991, dan sejak kecil dikenal sebagai anak gadis yang tomboy, berambut pendek, selalu bercelana panjang bahkan jarang memakai rok kecuali di sekolah saja. Ia merupakan salah satu anggota generasi pionir AKB48 selain Kojima Haruna, dan Minegishi Minami yang masih bertahan sampai sekarang ini.
Takamina dikenal memiliki banyak sisi unik, salah satunya adalah catchphrase yang diucapkannya pada setiap sesi jikoshoukai (perkenalan diri) kepada para fans. Ya, jika dilihat sekilas saja sosok Takamina akan mengingatkan kita pada bos-bos yankii (=preman) yang manly, maskulin, dan dipatuhi semua bawahannya. Apalagi diakui oleh beberapa fansnya bahwa ia memang memiliki 'muka tua'.
Namun, seorang gadis tetaplah seorang gadis. Beberapa member seperti Kojima dan
Mariko sering mengungkapkan sisi girly dari leader mereka yang satu ini. Selain hitam dan putih, Takamina pun menyukai warna pink dan sering sekali memakai
ribbon yang menjadi trademark-nya di hampir setiap kostum panggungnya.
Hati yang bagaikan gelas kaca, mempunyai arti bahwa Takamina memiliki hati yang gampang tersentuh. Ia dikenal juga sebagai member yang paling gampang menangis kalau ada sesuatu yang sangat menyedihkan dan mengharukan. Dan sisi girly yang satu ini yang membuat rekan-rekannya dan para staf AKB maupun program-program televisi khusus AKB sangat suka dan sering mengerjainya. Yang lebih lucu lagi, Takamina sendiri cepat memaafkan dan tidak gampang curiga akan dikerjai lagi setelah mengalaminya, membuatnya juga dikenal sebagai “idol yang paling asyik untuk dikerjai”.
Beberapa fakta unik lainnya terkait dengan angka yang menjadi simbol khas idol group yang dimasukinya: 48. Togasaki Tomonobu, manager teater AKB48, pernah menyampaikan sebuah anekdot mengenai alasan terpilihnya Takamina masuk menjadi generasi pertama AKB48. Yaitu tinggi badannya (148,5 cm) beserta tanggal kelahirannya (di negara Jepang, penulisan resmi untuk kalendernya adalah Tahun 1991 Bulan 4 Tahun 8) mengandung unsur 48. Lucunya lagi ketika Takamina pernah mengungkapkan bahwa tingginya benar-benar menyusut menjadi pas 148 cm. Bagi para fans hal tersebut seperti membuktikan betapa keramatnya angka 48 pada diri sang pemimpin.
"AKB48 adalah Takahashi Minami". Tanpa seorang Takamina, AKB48 tidak akan bisa menjadi seperti sekarang ini.
Kegigihan dan perjuangannya sebagai salah satu member pioner dan seorang leader, membuat tidak berlebihan jika dikatakan bahwa AKB48 mungkin tidak akan sebesar sekarang jika tak ada dirinya. Sebagai seorang idol Team A sejati dan seorang Soukantoku (General Manager untuk Para Member 48Group), posisinya dan jabatannya tetap tak tergoyahkan meskipun banyak terjadi pergantian posisi sepanjang sejarah AKB48 Group. Dan sembari menjadi Soukantoku, kini ia kembali akan menjabat sebagai kapten Team A, setelah Dai Sokaku Matsuri Februari 2014 lalu.
Tak pelak lagi, Takamina adalah seorang legenda yang tak dapat tergantikan oleh siapa pun.